Rabu, 25 Juni 2014

KISAH CINTA SEJATI

Namaku iman dan aku memiliki sebuah kisah cinta yang memberikanku sebuah pengajaran tentangnya. Ini bukanlah sebuah kisah cinta hebat dan mengagumkan seperti dalam novel-novel romantis, tetapi tetap bagiku ia adalah kisah yang jauh lebih mengagumkan dari semua novela tersebut.

Ini adalah kisah cinta ayahku, Nana sumarna dan ibuku, Yayah. Mereka bertemu di sebuah majlis resepsi pernikahan dan kata ayahku dia jatuh cinta pada pandangan pertama ketika ibuku masuk ke dalam ruangan. Saat itu dia tahu, inilah wanita yang akan dikahwininya. Ia menjadi kenyataan dan mereka telah bernikah selama 40 tahun dengan tiga orang anak. Aku anak sulung, telah berkahwin dan memberikan mereka dua orang cucu. Ibu bapaku hidup bahagia dan selama bertahun-tahun telah menjadi ibu bapa yang sangat baik bagi kami, membimbing kami dengan penuh cinta kasih dan kebijaksanaan.
Aku teringat suatu hari ketika aku masih berusia belasan tahun. Beberapa jiran kami mengajak ibuku pergi ke pembukaan pasaraya yang menjual alat-alat keperluan rumah tangga. Mereka mengatakan hari pembukaan adalah waktu terbaik untuk berbelanja barang keperluan kerana barang sangat murah dengan kualiti yang berpatutan.
Tapi ibuku menolaknya kerana ayahku sebentar lagi akan pulang dari kerja. Kata ibuku,”Ibu tak akan pernah meninggalkan ayahmu sendirian”.
Perkara itu yang selalu ditegaskan oleh ibuku kepadaku. Apapun yang terjadi, sebagai seorang wanita, aku wajib bersikap baik terhadap suamiku dan selalu menemaninya dalam keadaan apapun, baik miskin, kaya, sihat mahupun sakit. Seorang wanita harus menjadi teman hidup suaminya. Banyak orang tertawa mendengar hal itu. Menurut mereka, itu hanyalah lafaz janji pernikahan, omongan kosong belaka. Tapi aku tetap mempercayai nasihat ibuku.
Sampai suatu hari, bertahun-tahun kemudian, kami sekeluarga mengalami berita duka. Setelah ulang tahun ibuku yang ke-59, ibuku terjatuh di kamar mandi dan menjadi lumpuh. Doktor mengatakan kalau saraf tulang belakang ibuku tidak berfungsi lagi, dia harus menghabiskan sisa hidupnya di pembaringan.
Ayahku, seorang lelaki yang masih sihat di usia tuanya. Tetapi dia tetap setia merawat ibuku, menyuapinya, bercerita segala hal dan membisikkan kata-kata cinta pada ibu. Ayahku tak pernah meninggalkannya. Selama bertahun-tahun, hampir setiap hari ayahku selalu menemaninya. Ayahku pernah mengilatkan kuku tangan ibuku, dan ketika ibuku bertanya ,”Untuk apa kau lakukan itu? Aku sudah sangat tua dan hodoh sekali”.
Ayahku menjawab, “Aku ingin kau tetap merasa cantik”.
Begitulah pekerjaan ayahku sehari-hari, merawat ibuku dengan penuh kelembutan dan kasih sayang.
Suatu hari ibu berkata padaku sambil tersenyum,”Kau tahu, Linda. Ayahmu tak akan pernah meninggalkan aku…kau tahu kenapa?”
Aku menggeleng, dan ibuku berkata, “Kerana aku tak pernah meninggalkannya…”
Itulah kisah cinta ayahku, Mohammed Huda Alhabsyi dan Ibuku, Yasmine Ghauri, mereka memberikan kami anak-anaknya pelajaran tentang tanggungjawab, kesetiaan, rasa hormat, saling menghargai, kebersamaan, dan cinta kasih. Bukan dengan kata-kata, tapi mereka memberikan contoh dari kehidupannya.

Selasa, 17 Juni 2014

Catatan Hidup dan Tulisan Pengalaman

  Jika sebelumnya saya menulis untuk media massa, itu memang kebutuhan bagi seorang jurnalis untuk menyelesaikan tugas pekerjaannya. Namun ketika saya menuliskan tentang pengalaman hidup saya, tulisan itu pun tertuang dalam sebuah blog, bernama gogreenbella.wordpress.com. Blog ini memiliki representasi khusus dari kejadian-kejadian bahagia maupun sedih yang saya alami. Ia tidak hanya berisikan keluh kesah saja, namun juga motivasi dan perjalanan hidup bisa anda temukan disana.
Saya mengenal kata blog sejak SMA, ketika bulan-bulan terakhir menuju mahasiswa. Saya memulai ngeblog dengan memiliki akun stop9lobalwarmin9.blogspot.com. Sayangnya blog yang bertahan hingga saya mahasiswa semeter empat itu tidak terkoordinasi dengan baik. Meski itulah awal mulanya saya ngeblog, namun saya kurang merasa banyak menulis disana. Ditambah lagi kesibukan setelah menjadi mahasiswa membuat tulisan yang dipublish disana menjadi berkurang. Alhasil akun blog pertama tersebut mati.
Selang beberapa lama tidak ngeblog, saya pun tercetus untuk memiliki blog lagi. Kali ini saya bertekad bahwa blog itu jangan seperti kisah blog sebelumnya, yang saya tinggal hingga lupa passwordnya. Blog baru ini harus punya ide cemerlang dan tulisan yang tiap bulannya selalu ada di blog itu. Tentu saja niat ini berjalan agak lancar, karena hobi menulis dan rentang waktu untuk menulis agak banyak. Akhirnya pada 2010 lalu saya ngeblog kembali, dan memiliki akun yang hampir sama bertemakan lingkungan (meski isi tulisan blog tidak terlalu banyak memuat unsur lingkungan), gogreenbella.wordpress.com.
Tahun itu menjadi momentum saya aktif kembali menjadi blogger. Ternyata saya perlu tempat mencurahkan isi hati saya dan pengalaman hidup, yang mungkin saja berguna bagi orang lain, dan mereka bisa mendapatkan pelajaran dari tulisan saya. Oleh karena itu, saya menuliskan gagasan blog ini dengan nama When The Stories Tell About Life Experiences. Jadi isi blog itu merupakan cerita dari pengalaman hidup saya. Akhirnya saya pun menemukan jati diri di blog, dimana ketika saya menulis sebagai jurnalis tidak bisa seenaknya menulis di blog. Sebaliknya ketika saya menulis di blog, saya bisa sesuka hati menulis apa yang ada di pikiran saya, bukan?
Saya membuat akun blog ini dengan desain yang simpel. Ada gambar bunga tulip dan banner foto saya ketika mengunjungi Kebun Raya Bogor, salah satu tempat wisata yang ada di Indonesia, yang terletak di Bogor. Latar belakang blog ini juga berwarna putih, tidak terlalu banyak ornamen-ornamen karena akan merusak mata pembaca. Saya juga mencantumkan halaman tentang About Me, disamping halaman tulisan yang memang telah ada di blog ini. Tulisan-tulisan pun dikategorikan ke dalam 18 kategori, yakni Cinta Lingkungan, Curhat, Feature, Jambi Punyo Crito, Kreativitas, Lomba, Mutiara Hidup, My Dreams, My Thoughts, Pendidikan dan Guru, Petualang Aku Cinta Indonesia Detikcom, Picture Tells a Story, Promosi, Puisi, Sahabat Ilmu Jambi, Segalanya Keluarga, Travel Writing, serta Wisata dan Budaya Jambi.
Dari beragam kategori itu, jika ditarik benang merahnya, saya melihat bahwa tulisan saya tidak lepas dari pemikiran dan pandangan saya terhadap sesuatu, refleksi dari kejadian yang saya alami, hingga tulisan perjalanan.  Tulisan dalam kategori Cinta Lingkungan, Kreativitas, Lomba, My Dreams, My Thoughts, Pendidikan dan Guru, Promosi, Sahabat Ilmu Jambi, dan Segalanya Keluarga termasuk dalam pemikiran dan pandangan saya terhadap sesuatu. Selain itu, kategori yang termasuk pada refleksi dari kejadian yang saya alami adalah Curhat, Feature, Mutiara Hidup, dan Puisi. Sedangkan kategori Jambi Punyo Crito, Petualang Aku Cinta Indonesia Detikcom, Picture Tells a Story, Travel Writing, hingga Wisata dan Budaya Jambi merupakan contoh dari tulisan perjalanan yang saya lakukan baik di Jambi maupun beberapa kota di Indonesia yang pernah dikunjungi.
Di blog, saya bebas menuliskan apa yang saya inginkan. Saya menuliskan ide, perasaan, harapan, dan keluh kesah di blog. Tulisan-tulisan itu secara tidak langsung juga memberi manfaat bagi teman-teman yang ingin memetik hikmah atau mendapatkan informasi dari tulisan saya. Bebasnya menulis dan disenangi oleh teman-teman membuat saya aktif menulis blog setiap bulannya. Saya senang ketika apa yang saya tulis sekiranya bermanfaat bagi mereka, itu merupakan bonus bagi saya setelah berjam-jam fokus di depan laptop.
Saya juga memanfaatkan blog untuk mempromosikan wisata dan budaya Indonesia dalam catatan perjalanan yang pernah saya lakukan. Meski memang tidak terlalu banyak tulisan yang saya buat, namun setidaknya pengalaman mengunjungi beberapa tempat tersebut membuat banyak orang juga bertanya kepada saya soal tulisan yang dibuat. Tentunya memperkenalkan sesuatu hal yang unik agar orang mau berkunjung kesana, apalagi berkunjung ke Jambi, membuat saya merasa bahwa menulis blog tidak sia-sia. Mereka justru mendapatkan informasi yang dibutuhkan, mereka terbantu oleh tulisan saya, dan saya senang bisa berbagi.
Mendapatkan teman yang respect dengan tulisan di blog juga kebahagiaan tersendiri. Kami saling bertukar tulisan dan mereka suka memberikan kritik dan saran terhadap blog saya. Informasi dari catatan perjalanan-lah yang paling saya sukai dari beberapa blog milik teman. Saya juga mendapatkan inspirasi setelah membaca blog milik teman, terkadang pengalaman hidup yang mereka lalui membuat saya termotivasi untuk berbuat lebih baik. Adapula blog dengan tulisan menarik dan alur yang ringan dibaca membuat saya terkesan dan saya belajar menulis dari milik mereka, seperti blog milik Andreas Harsono, Iman Usman, Alanda Kariza, Lucia Nancy, Anandita Puspitasari, Pandji Pragiwaksono, Yoseph Kelik, Lalu Abdul Fatah, Ahmad Alkatiri, Meila Rosianika, Patrisia Merly, Billy Boen, dan lainnya.
Saya ingin sesekali menulis tentang profil orang berprestasi atau orang yang menginspirasi di kehidupan saya. Saya ingin menulis dari cerita orangtua dahulu, kemudian beranjak ke beberapa orang yang ada disekeliling saya. Tentu saja saya berharap profil yang akan saya buat nanti bisa menginspirasi orang lain pula yang membaca blog saya. Tentu saja alur penulisan profil ini akan saya kemas melalui alur feature, dimana dulu saya pernah mendapatkan ilmu dari guru menulis saya, Andreas Harsono. Dengan gaya tulisan di blog seperti ini, saya akan nyaman menulis.
Kini saya semakin sering menulis di blog. Tulisan-tulisan di blog menjadi pemicu semangat saya giat menulis dengan baik, yang enak dibaca oleh orang lain. Tidak menutup kemungkinan suatu saat blog saya bisa diikutsertakan dalam lomba blog. Yang terpenting, saya enjoy menulis di blog, dan saya akan tetap menulis di blog.

Mencari kebahagiaan

Alkisah, ada seorang pemuda sedang duduk dengan tatapan kosong mengarah ke hamparan air telaga. Dia sudah berkelana mendatangi berbagai tempat, tapi belum ada yang membahagiakan dirinya. Tiba-tiba terdengar suara sengau memecah kesunyian.
“Sedang apa kau di sini, anak muda?” tanya seorang kakek yang tinggal di sekitar situ.
Anak muda itu menoleh sambil berkata. ”Aku lelah, Pak Tua. Aku sudah berjalan sejauh ini demi mencari kebahagiaan, tapi perasaan itu tak kunjung kudapatkan. Entahlah, ke mana lagi aku harus mencari…” keluh si anak muda dengan wajah muram.
“Di depan sana ada sebuah taman. Pergilah ke sana dan tangkaplah seekor kupu-kupu. Setelah itu aku akan menjawab pertanyaanmu,” kata si kakek. Meski merasa ragu, anak muda itu pergi juga ke arah yang ditunjuk. Tiba di sana, dia takjub melihat taman yang indah dengan pohon dan bunga yang bermekaran serta kupu-kupu yang beterbangan di sana.
Dari kejauhan di kakek melihat si pemuda mengendap-endap menuju sasarannya. Hap! Sasaran itu luput. Dikejarnya kupu-kupu ke arah lain. Hap! Lagi-lagi gagal. Dia berlari tak beraturan, menerjang rerumputan, tanaman bunga, semak. Tapi, tak satu pun kupu-kupu berhasil ditangkapnya.
Si kakek mendekat dan menghentikan si pemuda. ”Begitukah caramu mengejar kebahagiaan? Sibuk berlari ke sana kemari, menabrak tak tentu arah, bahkan menerobos tanpa peduli apa yang kamu rusak?”
Si kakek dengan tegas dan melanjutkan, ”Nak, mencari kebahagiaan layaknya menangkap kupu-kupu. Tidak perlu kau tangkap fisik kupu-kupu itu, biarkan dia memenuhi alam semesta ini sesuai fungsinya. Tangkaplah keindahan warna dan geraknya di pikiranmu dan simpan baik-baik di dalam hatimu.
Demikian pula dengan kebahagiaan. Kebahagiaan bukanlah benda yang dapat digenggam dan disimpan di suatu tempat. Ia tidak ke mana-mana, tapi ada dimana-mana. Peliharalah sebaik-baiknya, munculkan setiap saat dengan rasa syukur maka tanpa kau sadari kebahagiaan itu akan sering datang sendiri. Apakah kamu mengerti?”
Si pemuda terpana dan tiba-tiba wajahnya tampak senang. ”Terima kasih pak Tua. Sungguh pelajaran yang sangat berharga. Aku akan pulang dan membawa kebahagiaan ini di hatiku..”
Kakek itu mengangkat tangannya. Tak lama, seekor kupu-kupu hinggap di ujung jari dan mengepakkan sayapnya, memancarkan keindahan ciptaan Tuhan. Warnanya begitu indah, seindah kebahagiaan bagi mereka yang mampu menyelaminya.

Kamis, 12 Juni 2014

Tugas 6

Proses Organisasi



Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba menjelaskan kepada pembaca mengenai bagaimana proses organisasi itu.
Dalam Organisasi tentunya terdapat proses-proses yang harus dilalui untuk mencapai suatu tujuan yang diinginkan. Seperti, Proses mempengaruhi pengambilan keputusan dan komunikasi adalah proses-proses manejerial karena secara nyata dilaksanakan oleh para manajer. Proses-proses ini juga merupakan proses-proses organisasional karena lebih penting daripada manajer individual dalam pengaruhny apada pencapaian tujuan–tujuan organisasi. Ketiga proses organisasi dan manejemen ini merupakan bagian vital sistem organisasi formal dan mempunyai implikasi-implikasi sangat penting terhadap perilaku organisasi.
1.       Proses Organisasi
Proses dalam kamus bahasa Indonesia berarti rangkaian suatu tindakan. Sedangkan proses dalam buku organisasi karamgan Gibso Invancevich Donnelly adalah berkenaan dengan aktifitas yang memberi kehidupan pada skema organisasi tersebut. Proses organisasi merupakan jiwa bagi struktur organisasi. Jika proses tersebut tidak berjalan dan berfungsi dengan baik, maka masalah tidak pernah yang tidak perah diharapkan akan timbul dalam sebuah organisasi.

a. Proses Mempengaruhi
Dalam perusahaan tentu adanya proses peran dari masing – masing pegawai dalam suatu perusahaan. Proses peranpun itu meliputi cara kerjanya perusahaan untuk mencari harapan yang terbaik. Dimana perusahaan bisa untuk berkembang dengan baik tanpa adanya hal untuk saling mempengaruhi. Peran itupun akan saling menunjang kemajuan perusahaan. Karena dengan adanya peran untuk saling mempengaruhi maka perusahaan akan saling terdapat komunikasi yang baik didalam menjalin etika yang formal.
Dari sini akan tampak bahwa setiap perusahaan akan bisa mempengaruhi setiap pegawainya untuk melakukan hal yang terbaik .Berikut akan dijelaskan bagaimana peran proses mempengaruhi dalam suatu perusahaan. Proses mempengaruhi adalah suatu kegiatan atau keteladanan yang baik secara langsung atau tidak langsung mengakibatkan suatu perubahan perilaku dan sikap orang lain atau kelompok, sedangkan elemen – elemen nya adalah :
a. orang yang mempengaruhi (0)‏
b. metode mempengaruhi (→)‏
c. orang yang dipengaruhi (p)‏
Jadi proses mempengaruhi : 0 → p
Jadi dari data di atas tedapat timbal balik dalam suatu pengaruh untuk mempengaruhi seseorang, sedangkan metode untuk mempengaruhi adalah di antaranya :
a. Kekuatan fisik
b. Penggunaan sanksi (positif/negatif)‏
c. Keahlian
d. Kharisma (daya tarik)
Daerah pengaruh mencakup hubungan-hubungan :
a. Antara perseorangan
b. Kelompok dengan seseorang
c. Seseorang dengan kelompok

Hubungan antara Kekuasaan dan Pengaruh
a. Analisis French-Raven
b. Analisis Etzioni
c. Analisis Nisbel
Dari data diatas bahwa dapat disimpulkan suatu perusahaan yang seharusnya adalah dimana perusahaan itu bisa mempengaruhi para pegawainya untuk mejadikan motivasi yang kuat guna menjadikan perusahaan yang besar. Dimana pengaruhnya perusahaan bisa sebagai insporator bagi para pegawainya. Selain itu pula harus terdapat kekuatan fisik untuk bisa mempengaruhi seseorang dan keahlian yang tepat guna tercapainya suatu tujuan.Terdapat pula bahwa mempengaruhi dalam perusahaan itu bisa dilakukan dengan berbagai macam caranya mulai dari antara perorangan,kelompok dengan seseorang,seseorang dengan kelompok.dan lain sebagainya.
Jadi betapa penting jika suatu perusahaan bisa mempengaruhi para pegawainya untuk bisa berkerja seoptimal mungkin. Sehingga perusahaan pun akan demikian pesatnya mengalami kemajuan guna adanya sifat saling mempengaruhi.
Contoh Kasus: Terjadinya hubungan timbal balik antara naiknya biaya produksi dan turunnya daya beli masyarakat berarti memperlemah perputaran roda ekonomi secara keseluruhan di Indonesia. Kondisi ini dapat mempengaruhi iklim investasi secara keseluruhan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Dalam jangka pendek naiknya harga BBM tersebut disikapi oleh pelaku pasar, khususnya pelaku pasar modal sebagai pusat perputaran dan indikator investasi.

b. Proses Pengambilan Keputusan
Cara lain untuk memahami tindak komunikasi dalam organisasi adalah dengan melihat bagaimana suatu organisasi menggunakan metode tertentu untuk mengambil keputusan terhadap masalah yang dihadapi. Dalam dataran teoritis, kita mengenal empat metode pengambilan keputusan, yaitu kewenangan tanpa diskusi (authority rule without discussion), pendapat ahli (expert opinion), kewenangan setelah diskusi (authority rule after discussion), dan kesepakatan (consensus).

a. Kewenangan Tanpa Diskusi
Metode pengambilan keputusan ini sering kali digunakan oleh para pemimpin otokratik
atau dalam kepemimpinan militer. Metode ini memiliki beberapa keuntungan, yaitu cepat, dalam arti ketika organisasi tidak mempunyai waktu yang cukup untuk memutuskan apa yang harus dilakukan. Selain itu, metode ini cukup sempurna dapat diterima kalau pengambilan keputusan yang dilaksanakan berkaitan dengan persoalan rutin yang tidak mempersyaratkan diskusi untuk mendapatkan persetujuan para anggotanya.
Namun demikian, jika metode pengambilan keputusan ini terlalu sering digunakan, ia akan menimbulkan persoalan, seperti munculnya ketidak percayaan para anggota organisasi terhadap keputusan yang ditentukan pimpinannya, karena mereka kurang bahkan tidak dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan. Pengambilan keputusan akan memiliki kualitas yang lebih bermakna, apabila dibuat secara bersama-sama dengan melibatkan seluruh anggota kelompok,daripada keputusan yang diambil secara individual.
Proses pengambilan keputusan itu berlangsung dengan tahapan sebagai berikut :
      Menghimpun data melalui pencatatan bahkan mungkin berupa kegiatan penelitian
      Melalui analisis data
      Menetapkan keputusan yang akan ditempuh
      Mengoprasionalakan keputusan menjadi kegiatan
   Selama berlangsungnya kegiatan sebagai pelaksana keputusan akan diperoleh data oprasional yang baru
Sementara itu tahapan-tahapan dalam proses pengambilan keputusan dapat dikemukakan sebagai
dan mempunyai implikasi-implikasi sangat penting terhadap perilaku organisasional berikut :
1)      Tetapkan masalah
2)      Idntifikasi criteria keputusan
3)      Alokasikan bobot pada criteria
4)      Kembangkan alternaif
5)      Evaluasi alternative
6)      Pilih alternative terbaik
Proses mempengaruhi pengambilan keputusan dan komunikasi adalah proses-proses manejerial karena secara nyata dilaksanakan oleh para manajer. Proses-proses ini juga merupakan proses-proses organisasional karena lebih penting daripada manajer individual dalam pengaruhnya pada pencapaian tujuan–tujuan organisasi. Ketiga proses organisasi dan manejemen ini merupakan bagian vital sistem organisasi formal.
http://roniraffa.blogspot.com/2013/05/proses-organisasi.html

Tugas 5

Komunikasi Dalam Organisasi

I. Pengertian Komunikasi


     Komunikasi adalah Suatu proses penyampaian pesan atau informasi dari suatu pihak ke pihak yang lain dengan tujuan tercapai persepsi atau pengertian yang sama.

     Komunikasi dalam organisasi sangat penting karena dengan adanya komunikasi maka seseorang bisa berhubungan dengan orang lain dan saling bertukar pikiran yang bisa menambah wawasan seseorang dalam bekerja atau menjalani kehidupan sehari-hari. Maka untuk membina hubungan kerja antar pegawai maupun antar atasan bawahan perlulah membicarakan komunikasi secara lebih terperinci.

     Dalam menyalurkan solusi dan ide melalui komunikasi harus ada si pengirim berita (sender) maupun si penerima berita (receiver). Solusi-solusi yang diberikan pun tidak diambil seenaknya saja, tetapi ada penyaringan dan seleksi, manakah solusi yang terbaik yang akan diambil, dan yang akan dilaksanakan oleh organisasi tersebut agar mencapai tujuan, serta visi, misi suatu organisasi.


II. Bagaimana Menyalurkan Ide Melalui Komunikasi?

    Menyalurkan ide melalui komunikasi bisa secara lisan maupun tulisan. Salah satu nya adalah dengan memberikan solusi yang tepat kepada orang lain yang membutuhkan solusi untuk menyelesaikan masalah nya.
    Tahapan - tahapan menyalurkan ide melalui komunikasi :

    Ide (gagasan)
    PerumusanDalam perumusan, disini ide si sender disampaikan dalam kata-kata.
    Penyaluran (Transmitting)
    Penyaluran ini adalah bisa lisan, tertulis, mempergunakan symbol, atau isyarat dsb.
    Tindakan
    Dalam tindakan ini sebagai contoh misalnya perintah-perintah dalam organisasi dilaksanakan.
    Pengertian
    Dalam pengertian ini disini kata-kata si sender yang ada dalam perumusan tadi menjadi ide si receiver.
    Penerimaan
    Penerimaan ini diterima oleh si penerima berita (penangkap berita).

III. Hambatan - Hambatan Komunikasi

Berikut ini adalah hambatan – hambatan dalam Komunikasi :
1. Hambatan dari Proses Komunikasi :
• Hambatan dari pengirim pesan, misalnya pesan yang akan disampaikan belum jelas bagi dirinya atau
   pengirim pesan, hal ini dipengaruhi oleh perasaan atau situasi emosional.
• Hambatan dalam penyandian/simbol
  Hal ini dapat terjadi karena bahasa yang dipergunakan tidak jelas sehingga mempunyai arti lebih dari satu,
  simbol yang dipergunakan antara si pengirim dan penerima tidak sama atau bahasa yang dipergunakan
  terlalu sulit.
• Hambatan media, adalah hambatan yang terjadi dalam penggunaan media komunikasi, misalnya gangguan
  suara radio dan aliran listrik sehingga tidak dapat mendengarkan pesan.
• Hambatan dalam bahasa sandi. Hambatan terjadi dalam menafsirkan sandi oleh si penerima
• Hambatan dari penerima pesan, misalnya kurangnya perhatian pada saat menerima /mendengarkan pesan,
  sikap prasangka tanggapan yang keliru dan tidak mencari informasi lebih lanjut.
• Hambatan dalam memberikan balikan. Balikan yang diberikan tidak menggambarkan apa adanya akan
   tetapi memberikan interpretatif, tidak tepat waktu atau tidak jelas dan sebagainya.

2. Hambatan Fisik
      Hambatan fisik dapat mengganggu komunikasi yang efektif, cuaca gangguan alat komunikasi, dan lain
    lain, misalnya: gangguan kesehatan, gangguan alat komunikasi dan sebagainya.

3. Hambatan Semantik.
     Kata-kata yang dipergunakan dalam komunikasi kadang-kadang mempunyai arti mendua yang berbeda,
   tidak jelas atau berbelit-belit antara pemberi pesan dan penerima.

4. Hambatan Psikologis
     Hambatan psikologis dan sosial kadang-kadang mengganggu komunikasi, misalnya; perbedaan nilai-nilai
   serta harapan yang berbeda antara pengirim dan penerima pesan.


# Klasifikasi Komunikasi dalam organisasi

Di bawah ini ada beberapa klasifikasi komunikasi dalam organisasi yang di tinjau dari beberapa segi :
1. Dari segi sifatnya :
    a. Komunikasi Lisan
        komunikasi yang berlangsung lisan / berbicara
        cth: presentasi
    b. Komunukasi Tertulis
        komunikasi melalui tulisan
       Cth: email
    c. Komunikasi Verbal
        komunikasi yang dibicarakan/diungkapkan
       cth: curhat
    d. Komunikasi Non Verbal
       komunikasi yang tidak dibicarakan(tersirat)
       cth: seseorang yang nerves (gemetar)

2. Dari segi arahnya :
    a. Komunikasi Ke atas
        komunikasi dari bawahan ke atasan
    b. Komunikasi Ke bawah
        komunikasi dari atasan ke bawahan
    c. Komunikasi Horizontal
        komunikasi ke sesama manusia / setingkat
    d. Komunikasi Satu Arah
        pemberitahuan gempa melalui BMKG(tanpa ada timbal balik)
    e. Komunikasi Dua Arah
        berbicara dengan adanya timbal balik/ saling berkomunikasi

3. Menurut Lawannya :
    a. Komunikasi Satu Lawan Satu
        berbicara dengan lawan bicara yang sama banyaknya
        cth:berbicara melalui telepon
    b. Komunikasi Satu Lawan Banyak (kelompok)
‏        berbicara antara satu orang dengan suatu kelompok
        Cth: kelompok satpam menginterogasi maling
    c. Kelompok Lawan Kelompok
        berbicara antara suatu kelompok dengan kelompok lain
        Cth: debat partai politik

4.Menurut Keresmiannya :
    a. Komunikasi Formal
        komunikasi yang berlangsung resmi
        cth: rapat pemegang saham
    b. Komunikasi Informal
        komunikasi yang tidak resmi
        cth : berbicara dengan teman

http://beruangkaki5.blogspot.com/2012/06/komunikasi-dalam-organisasi.html

Minggu, 01 Juni 2014

Ibu

Ibu
Ibu adalah segalanya untuk ku.
Disaat aku merangkak sampai aku bisa berjalan saat ini karena Ibu.
Dan disaat kita jatuh dan bangun kembali memberi motivasi semangat dan dukungan adalah Ibu.
Begitu besar perjuangan ibu.
Disaat melahirkan kita, Ibu bertaruh nyawa untuk melahirkan kita kedunia ini.
Ketika malam datang kita menangis meminta asih ibu memberinya walau sedang tertidur lelap Ibu terpaksa bangun untuk memberi asih untuk kita.
Ibu adalah pahlawan untuk kita.
Sampaikapan pun dan sejelek apapun kelakuan dan sikap kita anak nya Ibu tetap menyayangi kita sebagai anak nya.
Sayangilah Ibumu selagi masih ada di dunia ini, jangan sampai kau menyesalinya.