Kamis, 07 Mei 2015

TENTANG IBU


Mungkin anda sudah tidak asing dengan lirik lagu dibawah ini, setiap bait dan kata-kata dalam lagu ini mencerminkan bagaimana kesedihan seorang mengingat ibunya,


Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu
Ibuku sayang masih terus berjalan 
Walau tapak kaki penuh darah penuh nanah
Seperti udara kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas..
Ibu..
Ibu ...
Ingin kudekat dan menangis dipangkuanmu
Sampai aku tertidur bagai masa kecil dulu
Lalu do'a-do'a baluri sekujur tubuhku
Dengan apa membalas..
Ibu..
Ibu...  

Biarkan lagu  iwan fals tersebut terus diulang,

Bait Pertama   :
Ribuan kilo jalan yang kau tempuh lewati rintang untuk aku anakmu.
Entah kita sadari atau tidak, namun begitulah kenyataannya. Beberapa dari kita mungkin mempunyai ibu yang bekerja disawah, bekerja memungut sampah, atau bahkan mencuci dari satu pintu kepintu. Mereka merelakan waktu mereka demi kita, demi sekolah kita, demi kuliah kita, dan demi masa depan kita. Jika kita memiliki tempat tinggal di perantauan yang layak, nyaman, dan hangat apa mungkin ibu kita merasakan hal yang sama, tubuhnya dingin tidur beralaskan dipan, dinding-dinding yang tak kuat menahan dinginnya angin malam. Jika kalian merasakan pekerjaan ibu kalian mapan pernahkah kalian perhatikan raut wajahnya yang kelelahan ketika pulang bekerja, apakah pernah terlihat ibu kalian duduk, menikmati makan malam dan bersantai, tidak.!!, mereka akan langsung masuk kamar untuk tidur karena seharian bekerja, demi siapa..??
Bait Kedua  :
Ibuku sayang masih terus berjalan, walau tapak kaki penuh darah penuh nanah.
Pernahkah kita menyadari ketika kita sedang tertawa  bersama teman-teman satu kantor, satu tempat kuliah atau satu sekolah, ketika itu ada seorang wanita tua yang kita panggil ibu sedang mengais sampah dan selalu ditatap dengan rasa jijik oleh orang-orang saat dia bekerja.
Bait Ketiga  :
Seperti udara kasih yang engkau berikan, tak mampu ku membalas, ibu.., ibu...
Begitulah kenyataannya, ketika anda sedang menikmati makan malam anda, atau ketika anda sedang berkendara menuju tempat kerja, kuliah atau sekolah anda maka ketika itu ada seorang ibu yang merelakan dirinya di terik mentari tanpa menikmati sesuap nasi sekalipun demi memperoleh uang untuk dapat dikirim pada anda, atau yang lebih buruk lagi untuk anda yang merasa diri anda kurang mampu, maka sadarilah saat anda berinternet ria atau hanya sekedar membuang waktu anda tanpa belajar maka sadarilah dibalik tawa anda ada nafas yang belum anda bayarkan pada Ibu anda.
Setelah Bait ketiga selesai maka anda akan memahami makna sebenarnya dari kasih seorang Ibu, Ketika Bait tersebut selesai maka anda hanya akan melihat gambaran penyesalan. Anda akan menyesal ketika orang yang anda panggil "Ibu" menjadi renta, penglihatannya mulai memudar, dan ketika anda mengunjunginya anda hanya akan melihat hanya senyuman tersungging diwajahnya. Atau bahkan anda tidak menyadari bahwa orang tersebut, orang yang anda panggil "Ibu" telah lenyap dari sisi anda, berbaring dengan sejuta perasaan dibawanya dalam pembaringannya yang gelap dan dingin,...


Apakah sampai disitu..?? tidak, tak lama setelah anda menyadari tulisan diatas maka anda baru merasakan bahwa anda kehilangan sosok yang berarti bagi hidup anda. Anda kemudian merasa menyesal saat anda mengingat penolakan anda terhadap ibu anda, gubrisan anda atau malah ketika anda mengacuhkan ibu anda. Lalu anda kemudian teringat saat ibu anda tersenyum meski apa yang telah anda lakukan.

Dengar saran saya, Jika anda masih memiliki Ibu (Orangtua) yang tidak satu rumah dengan anda maka datangi mereka malam ini peluk mereka, cium mereka katakan anda sangat menyayangi mereka. Kemudian Jika anda berada dalam perantauan jangan malu untuk menelpon mereka, Jangan biarkan sedetikpun suara mereka terlewatkan katakan anda akan pulang dan akan membawakan kebahagiaan bagi mereka.

Rasulullah melarang kita membentak ibu kita dan bahkan melarang kita untuk berkata "Ah" pada ibu kita. Sungguh ketika Rasulullah  ditanya maka Beliau akan menyebut ibu tiga kali sebagai orang yang paling Dia cintai baru kemudian ayah.

Sungguh seorang ibu tidak akan pernah malu melahirkan anda kedunia ini, walau apapun tindakan yang anda lakukan. Namun dia hanya akan merasa bersalah karena tidak menjadi ibu yang baik bagi anda.

Berdoalah untuknya, berdoa untuk kebaikannya, kebahagiaannya dan senyumnya,
Tuhan, jika ada kesembuhan bagi ibuku dalam setiap sakitku maka biarkanlah aku sakit, Jika ada sedikit goresan dihati ibuku maka laknatlah aku, dan jika ada sedikitpun cintaku terhadap pasanganku melebihi cinta dan sayangku pada ibuku maka kutuklah aku, Tuhan, biarkan aku membahagiakan orang tuaku maka aku akan mengikhlaskan diriku kembali padamu.

http://segalahaldisekitarkita.blogspot.com/

Rabu, 06 Mei 2015

saajtahidu fauqa mustawa al-akhar

“kalau ingin sukses dan berprestasi dalam bidang apapun, maka lakukanlah dengan prinsip saajtahidu fauqa mustawa al-akhar. bahwa aku akan berjuang dengan usaha diatas rata-rata yang dilakukan orang lain”.-novel negeri 5 menara-


berprestasi dan sukses adalah keharusan! siapapun yang lahir didunia ini diberikan kemampuan dan potensi untuk jadi pribadi yang sukses dan berhasil. yaa, semuanya punya itu. akan tetapi, apakah kita mau berusaha lebih diatas rata-rata untuk meraih semua itu?
saya sangat terkesan dengan prinsip ini, coba renungkan lebih dalam untuk merasakan kekuatan prinsip sederhana ini. ingatlah, sang juara dan orang sukses itu kan jauh lebih sedikit daripada yang tidak sukses. apa sih yang membedakan sukses dan tidak? belum tentu faktor pembeda itu otak yang lebih cemerlang, badan yang lebih besar, atau orang tua yang lebih kaya. tapi yang membedakan adalah usaha kita! selama kita berusaha keras dan bekerja keras diatas orang kebanyakan, maka otomatis kita akan menjadi juara.
maka dari itu, kalau kita ingin menjadi pribadi yang sukses dan berhasil, prinsipnya adalah mau berusaha melebihi rata-rata. jangan pernah melakukan usaha yang biasa kalau menginginkan hasil yang luar biasa. hasil yang luar biasa itu diperoleh dari akumulasi usaha diatas rata-rata yang dikombinasikan oleh kerja keras dengan sungguh-sungguh, berusaha sepenuh tenaga tanpa putus asa, bekerja dengan sepenuh hati, dan tentunya dengan doa yang terus menerus kepada tuhan.
semua hal yang kita inginkan pasti bisa terpenuhi, asal kita mau berusaha dan yakin akan semua hal yang kita usahakan. insyaallah, tuhan pasti akan membuka jalan yang terbuka lebar menuju kesuksesan.
lalu perhatikanlah apa yang terjadi.

https://catatanraufmendunia.wordpress.com/category/aku-dan-tulisan-motivasi/

GENGSI PENYAKIT MENTAL BERBAHAYA

“kalau hidupmu terus saja dipenuhi gengsi akan sesuatu, hidup kamu tidak akan pernah tenang. gengsi hanya bisa membawa kamu untuk menjadi pribadi yang ikut-ikutan, terlalu sibuk dengan hal-hal yang seharusnya tidak perlu dipenuhi. gengsi itu penyakit mental berbahaya” -ayah saya-
kata-kata diatas meluncur deras dari mulut ayah saya beberapa tahun lalu. ketika itu saya masih terpengaruh pola hidup anak-anak muda yang tidak seharusnya saya pedulikan. hidup saya ketika itu dipenuhi gengsi. semua serba harus mengikuti tren dan gaya hidup anak muda yang trendy.
maklum saja, ketika beranjak dewasa, eksistensi kita didalam lingkungan pertemanan adalah hal yang sangat penting. terkadang kita rela melakukan berbagai cara untuk bisa menjadi bagian dari lingkungan tersebut. yaa eksistensi membawa kita menuju kesana. tetapi terkadang, agar lebih terlihat eksis, kita berusaha sebisa mungkin mengikuti gaya hidup dari lingkungan tersebut. lagi-lagi gengsi banget kalo kita gak bisa mengikuti mereka. bukan begitu, kawan?
gengsi itu dimulai dari hal-hal seperti pakaian yang dipakai, gaya hidup yang serba wah, style anak muda, cara gaul ala anak muda ibukota, dsb.
akan tetapi setelah saya renungi dan fikirkan kembali lebih dalam. apa gunanya gengsi?
untung saja, hidup gengsi ala anak muda tidak berlanjut setelah ayah saya memberi nasehat dengan kata-kata pamungkas tersebut dan juga contoh yang baik dalam menyikapi gengsi tersebut.
ayah saya mengatakan hal itu bukan karena sebab, beliau mengatakan bahwa gengsi adalah sesuatu penyakit mental berbahaya. ketika itu saya bingung, kenapa ayah saya sampai mengatakan gengsi itu penyakit mental berbahaya?
ternyata ohh ternyata, gengsi memang sungguh berbahaya. kenapa begitu?
gengsi membuat kita jadi pribadi yang memaksakan diri untuk menjadi pribadi yang bukan diri kita sendiri.
gengsi selalu membawa kepada impilkasi negatif seperti iri dan dengki
gengsi menuntun kita menjadi pribadi yang ikut-ikutan
dan, gengsi itu perlu menghabiskan banyak uang!
silahkan hidup anda dipenuhi dengan gengsi, dipastikan hidup anda akan menjadi pribadi yang bukan diri anda sendiri dan cenderung ikut-ikutan, iri dan dengki pasti akan selalu berkecamuk di dalam diri anda (apalagi kalau sesuatu hal tidak bisa terpenuhi untuk menutupi gengsi tersebut), dan tentu saja anda akan menghabiskan banyak uang untuk memenuhi gengsi anda. tidak percaya, coba saja buktikan sendiri!
sungguh, hidup sederhana dan menjadi diri sendiri itu lebih baik daripada hidup yang selalu dipenuhi dengan gengsi. contohnya saja, ketika temen-temen yang lain sedang “in” memakai blackberry, kita harus ikut-ikutan beli blackberry. padahal menggunakan blackberry belum mempunyai nilai manfaat lebih buat diri kita sendiri. akhirnya, kita harus rela memaksakan diri membeli blackberry karena gengsi. gengsi karena kawan-kawan pake blackberry.
itu hanya sebagian contoh kecil saja,masih banyak hal lain yang terpengaruh dan termakan oleh gengsi.
lalu, masihkah anda merelakan hidup anda digerogoti oleh yang namanya gengsi?
saya rasa cukup menjadi pribadi yang sederhana dan menjadi diri sendiri (tidak ikut-ikutan) serta berusaha melihat sesuatu hal dari aspek manfaat akan mampu menangkis penyakit mental berbahaya tersebut.
gengsi ohh gengsi, sampai kapan hidupmu dipenuhi gengsi?cukupkanlah, lalu perhatikanlah apa yang terjadi.

https://catatanraufmendunia.wordpress.com/category/aku-dan-tulisan-motivasi/

LIFE IS TOO SHORT

“Life is not lost by dying; life is lost minute by minute, day by dragging day, in all the thousand small uncaring ways”#stephen vincent bennet#
Quote ini benar-benar telah menyadarkan saya, bahwa kehidupan ini sesungguhnya bukan hilang karena kematian yang ‘memang’ akan menjemput kita kelak. kita tidak menyadari dengan seksama, bahwa hidup yang kita miliki itu ‘sama artinya’ akan hilang apabila kita tidak optimalkan setiap detik waktu yang berjalan dalam kehidupan ini.
kita sendiri sebagai manusia tidak akan pernah bisa memungkiri, bahwa waktu ‘sifatnya’ selalu berjalan kedepan dan tidak pernah sedetikpun berhenti atau mungkin bisa kita ‘pause’ untuk sekian detik dalam hidup ini. itu baru hitungan menit, lalu bagaimana kalau kita menjalani hidup ini hari demi hari hanya dengan sesuatu hal yang ‘biasa’? atau menjalaninya tanpa ada nilai kebaikan dan penuh dengan manfaat baik itu untuk diri kita sendiri maupun orang lain disekeliling kita?
ohhh tidak, kita harus cepat-cepat berbenah diri. kalau untuk saat ini kita masih tidak bisa gunakan waktu secara optimal, perbaikilah manajemen waktu kita. jangan pernah lepaskan setiap detik waktu kita dengan sesuatu hal yang sungguh sangat tidak berguna.
“When you think your life is so short and when you always keep trying to fill up your days with cheers and laughter; someday you’ll be amazed, how many great moments you’ve been through in your lifetime”
‘life is too short’, jadi mari kita maksimalkan.

https://catatanraufmendunia.wordpress.com/category/aku-dan-tulisan-motivasi/

JADILAH PEJUANG ATAS SEMUA IMPIAN MU

Things may not have always been easy, but you made it this far. Push the limits and be brave! Be a Warrior, not a worrier! #ihatequotes
Kalau mempunyai segudang impian, belum tentu dengan mudah kita mendapatkannya. Ketika menginginkan sesuatu belum bisa dipastikan kita mampu memenuhi hal tersebut dengan hanya sekejap mata. Bila mengharapkan sesuatu hal yang sangat diharapkan, tidak begitu saja kita dengan mudah mendapatkan hal tersebut.
Ketika kerja keras, semangat yang tanpa henti, bekerja sepenuh tenaga, pengharapan yang besar, dan motivasi tinggi tanpa membiarkan diri ini lelah, apalagi sampai berputus asa, belum tentu semua yang kita inginkan dan impikan bisa kita raih dengan mudah.
Mungkin apa yang kita inginkan diraih dengan tidak mudah, kita harus berjibaku dengan waktu dan kehidupan, akan tetapi tidak perlu merasa khawatir, apalagi sampai berputus asa. Sesuatu hal itu memang tidak mudah didapatkan. Akan tetapi, yang jelas tetaplah bergerak maju kedepan, tetaplah melangkahkan kaki kita ke tujuan, bila badan harus penuh dengan peluh dan mulai letih, ingatlah bahwa kita telah bergerak sangat jauh untuk meraih apa yang kita cita-citakan.
Jangan pernah sedikitpun berhenti, jangan pernah sedikitpun menyerah, jangan pernah sedikitpun hilang harapan. Justru, apa yang kita harapkan dan cita-citakan itu sungguh telah dekat kepada tujuan yang kita idam-idamkan.
Beranilah menekan hingga titik darah penghabisan, dobraklah keterbatasan yang ada dalam diri kita sendiri dan segala hal yang menghalangi kita ke tujuan. Sesungguhnya, setiap satu pintu yang tertutup, tuhan akan membuka pintu-pintu peluang yang besar lainnya. Hanya saja, dibutuhkan usaha keras dan tetap teguh pada apa yang kita yakini dan cita-citakan.
Jangan pernah jadi pengecut dalam mengejar impian, bersikaplah berani untuk mengejarnya. Jangan takut sedikitpun dengan halangan-halangan hingga kesulitan yang datang pada masa proses perjalanan menuju impian.
Jadilah sang pejuang yang pemberani untuk meraih segala hal yang kita inginkan dan impikan hingga titik darah penghabisan, tapi tidak sedikitpun untuk mengkhawatirkan proses-proses ketidakberhasilan yang terjadi dalam perjalanan menuju impian.
Hanya yang berani, bermental pejuang, yang selalu mendobrak keterbatasan, dan tidak khawatir menghadapi segala halangan dan rintangan dalam proses perjalanan dalam meraih segala hal yang kita inginkan dan impikan.
Impian dan cita-cita itu hanya untuk mereka yang berjuang apa yang diimpikan dan dicita-citakan hingga berhasil meraihnya dengan hasil yang membanggakan.

https://catatanraufmendunia.wordpress.com/category/aku-dan-tulisan-motivasi/

INI HIDUP KITA

Berhentilah mengeluh tentang hidup yg tak kamu inginkan. Mulailah menjalankan hidup yg kamu inginkan. Ini hidupmu! #pepatah
Sadar atau tidak sadar, ‘mungkin’ kita pernah mengeluh kenapa hidup yang kita jalani tidak sesuai dan tidak seperti yang kita inginkan. Ketika kita ingin sekali menjadi apa yang kita inginkan, terkadang kita harus bersabar karena ada intervensi dari orang tua ataupun orang-orang disekitar kita yang mempengaruhi segala hal yang kita inginkan dalam hidup.
Sebagai contoh, misalnya saja seorang anak yang bercita-cita ingin menjadi seorang pelukis, akan tetapi orang tuanya tidak merestuinya, mendukungnya, hingga mungkin melarang karena menjadi seorang pelukis tidak menjanjikan penghasilan dan masa depan yang baik.
Atau mungkin, orang tua yang selalu mengharapkan anaknya menjadi seorang karyawan di perusahaan-perusahaan besar atau di bank-bank terkenal di Indonesia. Padahal anak tersebut memiliki bakat, talenta, dan keinginan besar menjadi seorang pengusaha. Jelas berseberangan bukan? tidakkah sadar, hampir semua orang tua di Indonesia pasti menginginkan anaknya setelah lulus kuliah bisa mendapatkan pekerjaan di perusahaan besar, posisi yang bagus, dan gaji besar.
Lalu bagaimana menyikapi hal yang seperti itu?
Hal seperti ini memang tidak terlepas dari intervensi dan pengaruh. Untuk itulah, kita seharusnya mampu menegaskan diri bahwa hidup yang kita miliki saat ini adalah hidup kita.
Kita lah yang menentukan mau dibawa kemana hidup kita.
kita jugalah yang memilih harus seperti apa hidup yang kita jalani.
kita harus tegas akan kehidupan yang kita miliki, pilihlah kehidupan yang kita inginkan, jalanilah sesuatu hal yang bisa membahagiakan kehidupan kita.
Bila kalian ingin menjadi apapun yang kalian inginkan. Tekunilah, nikmatilah, jalanin, dan yang terpenting tetap berjuang sekuat tenaga untuk bisa menjadi yang terbaik atas apa yang kalian inginkan tersebut.
Buktikan kepada semua orang, bahwa ini adalah hidup kita. Dan tidak seorangpun boleh mengintervensi apalagi melarang atas hidup yang kita miliki. Berjuanglah untuk hal yang kita cita-citakan dan impikan.
Bukankah bekerja dengan hati senang dan gembira nantinya akan memberi hasil yang berbeda dan lebih baik. Untuk itulah, kerjakan apapun yang kamu senangi dan selama membawa hal positif kepada diri kita. Perjuangkan itu!
Apabila kamu ingin kadi penulis, mulailah menulis dan tulislah jutaan kalimat yang bisa membuat semua orang tertegun atas apa yang kamu tuliskan.
Apabila kamu ingin menjadi seorang pelukis, mulailah ambil kuas, cat warna, dan kanvas. Mulai gunakan imajinasi kreatifmu, goreskan dengan indah apa yang ingin kamu lukiskan.
Apabila kamu ingin menjadi seorang presiden, mulailah menumbuhkan kemampuan kepemimpinan, dan mulailah belajar tentang ilmu politik dan ketatanegaraan.
Yang jelas, bergeraklah sekarang juga terhadap segal yang kamu inginkan, cita-citakan, dan impikan dalam hidupmu. Teruslah berjuang menuju itu smeua. Teruslah bergerak dan persiapkan segal hal yang akan menunjang kamu meraih apapun yang kamu inginkan di dalam hidup.
Kita berhak memilih dan menjalankan hidup kita! ingat itu!
Ini hidup kita! bukan hidup mereka!

https://catatanraufmendunia.wordpress.com/category/aku-dan-tulisan-motivasi/

SAHABAT MEMOTIVASI DAN INSPIRATIF

“If all my friends were to jump off a bridge, I wouldn’t jump with them, I would be at the bottom to catch them.”
– Anonim-
Apa sih arti sahabat buat kalian? seberapa pentingkah mereka didalam kehidupan kalian? apa ada fungsi khusus buat kamu dari mereka?
Kalau saya sendiri akan bilang:
“Iya, sangat penting dan sangat perlu, tapi dengan catatan sahabat itu harus sahabat yang bukan sekedar menjadi tempat untuk bercerita, akan tetapi harus yang bisa membakar motivasi dan  inspiratif”
Sebagian dari kita mungkin merasa sahabat cukup menjadi teman curhat saja, atau menjadi teman setia dikala susah dan senang. Memang iya, fungsi sahabat harus seperti itu. Akan tetapi saya secara pribadi mau sahabat yang harus bisa membakar motivasi dan memberi inspirasi dengan pencapaian-pencapain atau kesuksesan-kesuksesan yang telah dia raih.
Dari merekalah akhirnya kita terpacu untuk berkompetisi dalam hal positif. Berkompetisi untuk meraih yang terbaik dari yang paling terbaik. Sejujurnya, itulah yang saya rasakan bersama sahabat-sahabat saya.
Merekalah salah satu alasan kuat kenapa saya harus berambisi keras melebihi pencapaian mereka.
Mereka lah yang melecut semangat saya.
Merekalah yang menantang saya untuk bermimpi besar dan meraih segala impian tersebut.
Mereka juga lah yang memberikan saya berbagai kisah-kisah inspiratif sehingga memaksa saya untuk terus bergerak ke tujuan.
Saya sangat suka persahabatan seperti ini, persahabatan yang benar-benar saling membangun. Kita bersama-sama ingin menjadi seseorang yang lebih baik dan berhasil.
Maka dari itulah, dimulai dari sekarang pilihlah sahabat yang tepat. Bukan sekedar sahabat-sahabat-an ala kadarnya. Pilihlah sahabat yang mampu membangun iklim kompetisi positif untuk kalian. Dari kompetisi tersebut kita bisa menjadi lebih terpacu untuk mendapatkan hasil yang terbaik dalam hidup.
Ingat, pilihlah sahabat yang tepat.

https://catatanraufmendunia.wordpress.com/category/aku-dan-tulisan-motivasi/