Selasa, 10 Maret 2015

Tugas 1 softskill pendidikan kewarganegaraan


 BAB I : PENGANTAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

 A. Latar Belakang Pendidikan Kewarganegaraan

    Perjalanan panjang sejarah bangsa Indonesia yang dimulai
sejak era sebelum dan selama penjajahan, kemudian dilanjutkan
dengan era perebutan dan mempertahankan kemerdekaan sampai
hingga era pengisian kemerdekaan menimbulkan kondisi dan
tuntutan yang berbeda sesuai dengan jamannya.Semangat perjuangan bangsa yang telah ditunjukkan padakemerdekaan 17 Agustus 1945 tersebut dilandasi oleh keimanan serta ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan keikhlasan untuk berkorban. Landasan perjuangan tersebut merupakan nilai–nilai perjuangan Bangsa Indonesia. Semangat inilah yang harus dimiliki oleh setiap warga negara Republik Indonesia. Selain itu nilai–nilai perjuangan bangsa masih relevan dalam memecahkan setiap permasalahan dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara serta terbukti keandalannya. Tetapi nilai–nilai perjuangan itu kini telah mengalami pasang surut sesuai dengan dinamika kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Semangat perjuangan bangsa telah mengalami penurunan pada titik yang kritis. Hal ini disebabkan antara lain oleh pengaruh globalisasi.

    
       Globalisasi ditandai oleh kuatnya pengaruh lembaga – lembaga kemasyarakatan internasional, negara–negara maju yang ikut mengatur percaturan politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan global. Disamping itu, isu global yang meliputi demokratisasi, hak asasi manusia, dan lingkungan hidup turut pula mempengaruhi keadaan nasional. Globalisasi juga ditandai oleh pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya dibidang informasi, komunikasi, dan transportasi. Hingga membuat dunia menjadi transparan seolah–olah menjadi sebuah kampung tanpa mengenal
batas negara.

 B. Kompetensi Yang Diharapkan
Masyarakat dan pemerintah suatu negara berupaya untuk menjamin kelangsungan hidup serta kehidupan generasi penerusnya secara berguna (berkaitan dengan kemampuan spiritual) dan bermakna (berkaitan dengan kemampuan kognotif dan psikomotorik). Generasi penerus melalui pendidikan kewarganegaraan diharapkan akan mampu mengantisipasi hari depan yang senantiasa berubah dan selalu terkait dengan konteks dinamika budaya, bangsa, negara, dan hubungan internasional serta memiliki wawasan kesadaran bernegara untuk bela negara.

dan memiliki pola pikir, pola sikap dan perilaku sebagai pola tindak yang cinta tanah air berdasarkan Pancasila. Semua itu diperlakukan demi tetap utuh dan tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
     
      Tujuan utama pendidikan kewarganegaraan adalah untuk menumbuhkan wawasan dan kesadaran bernegara, sikap serta perilaku yang cinta tanah air dan bersendikan kebudayaan bangsa, wawasan nusantara, serta ketahanan nasional dalam diri para mahasiswa calon sarjana/ilmuwan warga negara Republik Indonesia yang sedang mengkaji dan akan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni.Setiap warga negara Republik Indonesia harus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni yang merupakan misi atau tanggung jawab Pendidikan Kewarganegaraan untuk menumbuhkan wawasan warga negara dalam hal persahabatan, pengertian antar bangsa, perdamaian dunia, kesadaran bela negara, dan sikap serta perilaku yang bersendikan nilai–nilai budaya bangsa . Hak dan kewajiban warga negara, terutama kesadaran bela negara akan terwujud dalam sikap dan perilakunya bila ia dapat
merasakan bahwa konsepsi demokrasi dan hak asasi manusia sungguh – sungguh merupakan sesuatu yang paling sesuai dengan kehidupannya sehari–hari.

 
         Rakyat Indonesia, melalui MPR menyatakan bahwa : Pendidikan Nasional yang berakar pada kebudayaan bangsa Indonesia diarahkan untuk “meningkatkan kecerdasan serta harkat dan martabat bangsa, mewujudkan manusia serta masyarakat Indonesia yang  beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, berkualitas mandiri, sehingga mampu membangun dirinya dan masyarakat sekelilingnya serta dapat memenuhi kebutuhan
pembangunan nasional dan bertanggung jawab atas pembangunan bangsa “. 

Undang–Undang Nomor 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa kurikulum dan isi pendidikan yang memuat Pendidikan Pancasila, Pendidikan Agama, dan Pendidikan Kewarganegaraan terus ditingkatkan dan dikembangkan di semua jalur, jenis, dan jenjang pendidikan. Kompetensi lulusan Pendidikan Kewarganegaraan adalah seperangkat tindakan cerdas penuh tanggung jawab dari seorang warga negara dalam berhubungan dengan negara, dan memecahkan berbagai masalah hidup \ bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dengan menerapkan konsepsi falsafah bangsa,
wawasan nusantara dan ketahanan nasional.


       Pendidikan Kewarganegaraan yang berhasil akan membuahkan sikap mental yang cerdas, penuh rasa tanggung jawab dari peserta didik. Sikap ini disertai dengan perilaku yang :
1. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta menghayati nilai–nilai falsafah bangsa
2. Berbudi pekerti luhur, berdisiplin dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
3. Rasional, dinamis, dan sadar akan hak dan kewajiban sebagai warga negara.
4. Bersifat profesional yang dijiwai oleh kesadaran bela negara.
5. Aktif memanfaatkan ilmu pengetahuan teknologi dan seni untuk kepentingan kemanusiaan, bangsa dan negara. Melalui Pendidikan Kewarganegaraan, warga negara Republik Indonesia diharapkan mampu “memahami, menganalisa, dan menjawab masalah–masalah yang dihadapi oleh masyarakat, bangsa dan negaranya secara konsisten dan berkesinambungan dengan cita–cita dan tujuan nasional seperti yang digariskan dalam Pembukaan UUD 1945 “. Dalam perjuangan non fisik, harus tetap memegang teguh
nilai–nilai ini disemua aspek kehidupan, khususnya untuk memerangi keterbelakangan, kemiskinan, kesenjangan sosial, korupsi, kolusi, dan nepotisme; menguasai IPTEK, meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar memiliki daya saing; memelihara serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa; dan berpikir obyektif rasional serta mandiri.
C. Pengertian Dan Pemahaman Tentang Bangsa Dan Negara Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kedua, Bangsa adalah orang–orang yang memiliki kesamaan asal keturunan, adat, bahasa dan sejarah serta berpemerintahan sendiri. Atau bisa diartikan sebagai kumpulan manusia yang 6 biasanya terikat karena kesatuan bahasa dan wilayah tertentu
dimuka bumi. 















Minggu, 12 Oktober 2014

KOMUNIKASI DATA

Komunikasi data 

  • 1. Komunikasi data adalah pengiriman data menggunakan transmisi elektronik dari terminalatau komputer satu ke terminal atau komputer lain. Sistem yang memungkinkan terjadinyatransmisi data disebut jaringan komunikasi data.Tiga elemen utama komunikasi data :SumberDataMediaTransmisiPenerimaDataSumber Data : elemen yang bertugas mengirimkan informasi / data, contoh ;telepon, fax, terminal dllMedia Transmisi : media yang digunakan untuk mengirimkan data dari sumber data kepenerima dataPenerima Data : elemen yang bertugas menerima informasi / data, contoh ;telepon, fax, terminal dll.
  • 2.  Adalah media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi(data), karena jarak yang jauh, maka data terlebih dahulu diubah menjadikode/isyarat, dan isyarat inilah yang akan dimanipulasi dengan berbagai macam carauntuk diubah kembali menjadi data.Macam-macam media transmisi:1. Guided (Kabel)a. Coaxial CableKabel ini merupakan kabel yang paling banyak digunakan pada LAN, karenamemiliki perlindungan terhadap derau yang lebih tinggi, murah, dan mampumengirimkan data dengan kecepatan standar.b. Fiber Optic CableFiber Optic Cable dibuat dari serabut-serabut kaca (optical fibers) yang tipis dengandiameter sebesar diameter rambut manusia, mempunyai kecepatan pengiriman datasampai 10 kali lebih besar dari coaxial cable.
  • 3. C. Kabel Twisted pairKabel pasangan berpilin terdiri dari dua buah konduktor yang digabungkan dengantujuan untuk mengurangi atau meniadakan interferensi elektromagnetik dari luar sepertiradiasi elektromagnetik dari kabel Unshielded twisted-pair (UTP), dan crosstalk yang terjadidi antara kabel yang berdekatan.d. Kabel Listrik Tegangan TinggiKabel listrik yang digunakan sehari-hari baik untuk perumahan, perkantoran danindustri yang disebut dengan Power Line.
  • 4. 2. Unguided (Radiasi Elektromagnetik)a.Gelombang mikro (microwave)Merupakan bentuk gelombang radio yang beroperasi pada frekuensi tinggi (dalam satuangigahertz). Gelombang mikro banyak digunakan pada sistem jaringan warnet dan penyedialayanan internet (ISP).b. Satelite SystemKarena microwave tidak boleh terhalang, maka untuk jarak-jarak yang jauh digunakan sistemsatelit. Satelit akan menerima signal yang dikirim dari stasiun microwave di bumi danmengirimkannya kembali ke stasiun bumi yang lain. Satelt berfungsi sebagai stasiun relayyang letaknya diluar angkasa.c. Sinar LaserTeknologi komunikasi sinar laser banyak digunakan untuk penelitian-penelitian.
  • 5. 1. One Way Transmision : Transmisi data hanya arah (Simplex), misalnya telegram, siaranRadio, Televisi, dsb.2. Either Way Transmision : Transmisi data bisa dua arah secara bergantian (Half Duplex– HDX), misalnya telegram, faksimil, handy talky, dsb.3. Both Way Transmision : Transmisi data bisa dua arah secara langsung (Full Duplex –FDX), misalnya komunikasi lewat telepon.
  • 6. Adalah suatu kapasitas atau ukuran suatu data yang dapat dikirimkan melalui mediatransmisi.a. NarrowBandNarrowband bisa diibaratkan pita dengan saluran sempit dan kemampuan yang relatif kecil.Kapasitas transmisi 50-300 bps.b. VoicebandMerupakan sebuah referensi range frekwensi suara manusia yang disalurkan pada jaringantelepon. Chanel transmisi ini mempunyai bandwith yang lebih besar jika dibandingkandengan narrowband chanel. Yaitu mencakup antara 300 – 500 bps. Contoh dari voiceband iniyaitu saluran telepon.c. Broadband / WidebandMempunyai Frekuensi jalur lebar yang mampu memindahkan lebih banyak data dan lebihtinggi. Kapasitas chanel ini mencapai 1 juta bps (satu juta bytes per second). Contohteknologi yang tergolong dalam wideband dan broadband ini adalah :- Pemancar layanan TV secara broadcast, menggunakan 6 MHz pada setiap saluran.
  • 7. a. Point to multipoint (broadcast)b. Point to point
  • 8. a. Offline communication systemData yang ditransmisikan tidak langsung diproses oleh CPU penerima.Terminal.Terminal adalah suatu I/O device yang digunakan untuk mengirim data dan menerimadatajarak jauh dengan menggunakan fasilitas telekomunikasi. Peralatan terminal ini bermacam-macam, seperti magnetic tape unit, disk drive, paper tape, dan lain-lain.Jalur komunikasi.Jalur komunikasi adalah fasilitas telekomunikasi yang sering digunakan,seperti :telepon, telegraf, telex, dan dapat juga dengan fasilitas lainnyaModem.Modem adalah singkatan dari Modulator / Demodulator. Suatu alat yang mengalihkandatadari sistem kode digital ke dalam sistem kode analog dan sebaliknya
  • 9. b. On-line communication systemPada sistem komunikasi On line ini, data yang dikirim melalui terminal komputer bisalangsung diperoleh, langsung diproses oleh komputer pada saat kita membutuhkan.
  • 10. a TerminalMerupakan alat yang melayani proses I/O, jadi merupakan penghubung antara manusiadengan mesin. Pemilihan terminal ditentukan oeh kebutuhan pada saat ini dan melihatperkembangan di masa datang.b. ModemYaitu melakukan modulasi (merubah pulsa biner menjadi sinyal analog) dandemodulasi.dalam komunikasi data selalu diperlukan sepasang modem yang masing-masing dipasang di pemancar dan penerima.c. MultiplexerPenggabungan 2 sinyal atau lebih untuk disalurkan ke satu saluran komunikasi datasehingga terjadi efisiensi penggunaan saluran komunikasi.d. Concentratormerupakan antar muka sejumlah terminal dengan saluran ke komputer pusat. Digunakansebagai pengganti ataupun bersama-sama dengan multiplexer. Data yang diterimadikumpulkan dalam jumlah tertentu, baru kemudian disalurkan secara bersamaan ketujuan.
  • 11.  Data sharingDengan adanya fasilitas ini, setiap komputer dapat menggunakan data pada komputer lainsehingga akan menghemat waktu dan memudahkan suatu pekerjaan, terlebih lagi jika jarakantarkomputer berjauhan. Program sharingAplikasi-aplikasi tertentu bisa dijalankan dari computer lain di jaringan. Biasanya file-fileaplikasi pokok disimpan diserver dari jaringan agar kemudian bisa diinstal melaluijaringan computer. Hal ini membuat proses instalasi sebuah software di jaringan makinmudah. Device SharingUser bisa membagi piranti-piranti dikomputernya dalam jaringan. Misalnya piranti-pirantiseperti printer, CD-ROM, dan hard disk.

Rabu, 08 Oktober 2014


5 aplikasi yg berkaitan dengan komputer grafis
Menurut Wikipedia, Komputer Grafis adalah cabang dari Ilmu Komputer dan berkaitan dengan
manipulasi visual content dan proses sistesisnya secara digital. Walaupun instilah ini sering
mengacu kepada komputer grafik 3 dimensi, tetapi sebenarnya juga mencakup grafik 2 dimensi
dan pengolahan citra.
Saat ini, kita dapat melihat penggunaan komputer grafis di berbagai bidang dan disiplin ilmu
seperti sains, keteknikan, seni, bisnis, industri, kesehatan, pemerintahan, hiburan, periklanan,
pendidikan, dan masih banyak lagi. Berikut ini adalah aplikasi-aplikasi yang menggunakan
komputer grafis.
1.
Computer-Aided Design (CAD)
CAD adalah alat bantu berbasis komputer yang
digunakan dalam proses analisis dam desain,
khusunya untuk sistem arsitektural dan engineering. CAD banyak digunakan dalam
mendesain bagunan, mobil, pesawat, komputer, alat-alat elektronik, peralatan rumah
tangga, dan berbagai produk lainnya. Contoh aplikasinya: AutoCAD.
2.
 
Computer-Aided Sofware Engineering (CASE)
CASE mirip dengan CAD tetapi digunakan dalam bidang sofware engineering. CASE
digunakan dalam memodelkan user requirement, pemodelan basisdata, workflow dalam
proses bisnis, struktur program, dan sebagainya. Contoh aplikasi: Rational Rose, SyBase
Power Designer.


3.
Visualisasi Data
Visualisasi Data adalah teknik-teknik membuat image, diagram, atau animasi untuk
mengkomunikasikan pesan. Visualisasi telah menjadi cara yang efektif dalam
mengkomunikasikan baik data atau ide abstrak maupun nyata sejak permulaan manusia.
Contoh: visualisasi dari struktur protein, strutur suatu website, visualisasi hasil data mining.


4.
Video Game
Video game adalah permainan yang melibatkan interaksi dengan user interface untuk
menghasilkan umpan balik berupa visualisasi pada perangkat video. Aplikasi banyak beredar
di pasaran mulai yang sederhana 2 dimensi, seperti tetris, hingga yang rumit, 3 dimensi, dan
memerlukan resource banyak, seperti game sepakbola Winning Eleven. Dari yang yang
standalone hingga online network, seperti Ragnarok. Dari PC, console, hingga mobile
devices. 

5.

Pengolahan Citra
Pengolahan citra berkaitan dengan teknik-teknik untuk modifikasi dna intepretasi citra,
meningkatkan kualitas citra, analisis citra, dan mengenali pola-pola visual yang ada dalam
suatu citra. Contoh: perbaikan citra sehingga menjadi lebih jelas.
Demikian artikel yg saya buat. Bagaimana pendapat anda...